Mahasiswa IKIP Pontianak Demo di depan kampus

Sambaskini.com, PONTIANAK — Puluhan mahasiswa Institut Keguguran dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pontianak melakukan aksi demonstrasi. Aksi massa tersebut dilakukan menuntut penurunan biaya daftar ulang.

Presiden Mahasiswa (Presma) IKIP PGRI Pontianak, Ansharudin mengatakan, aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa tersebut menuntut kampus menurunkan biaya kuliah sebesar 20 persen.

Kondisi perekonomian ditengah pandemi Covid-19 dirasakan sangat sulit jika harus membayar biaya daftar ulang di saat sekarang.

“Kita menuntut kampus mengeluarkan kebijakan pengurangan uang daftar ulang sebesar 20 persen,” ujar Presiden Mahasiswa (Presma) IKIP PGRI Pontianak, Ansharudin saat diwawancarai di sela aksi mahasiswa IKIP PGRI Pontianak, Kamis (18/7).

Dirinya mengungkapkan sebelum melakukan aksi demonstrasi pihaknya sudah menyampaikan empat surat tuntutan ke pihak kampus IKIP PGRI Pontianak.

Pertama mahasiswa menuntut pengurangan sebesar lima puluh persen. Namun tuntutan itu belum ditanggapi sama sekali.

Kemudian juga sudah dilayangkan surat penegasan permintaan pemotongan biaya kuliah sesuai kemauan kampus. Surat tersebut juga belum ditanggapi pihak kampus.

“Sampai tuntutan ini belum diterima, kami tetap akan berada di kampus,” pungkasnya. (Why)

Sumber: Suara Pemred