Bupati Sambas, Satono, Dandim 1208/Sambas, Letkol Infantreri Setyo Budiyono, Kepala Dinas Kesehatan, Fatah Maryunani dan jajaran Forkopimcam Galing saat melihat kondisi sunatan massal di Kecamatan Galing

Sambaskini.com, SAMBAS–Tak kurang 70 orang anak usia sekolah di sepuluh desa Kecamatan Galing mengikuti sunatan massal di gedung serbaguna Kantor Camat Galing, Sabtu (3/7/2021).

Sunatan massal yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sambas, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Galing bekerjasama dengan Puskesmas Galing dihadiri oleh Bupati Sambas, Satono, Dandim 1208/Sambas, Letkol Infantreri Setyo Budiyono, Kepala Dinas Kesehatan, Fatah Maryunani dan jajaran Forkopimcam Galing.

Bupati Sambas, Satono mengatakan sunat atau khitan bertujuan untuk kesehatan alat kelamin. Setelah disunat, seseorang akan terhindar dari resiko penyakit infeksi di organ vital.

“Mudah-mudahan anak-anak yang berhasil disunat hari ini tumbuh dewasa dengan sehat dan menjadi insan yang berbakti bagi orang tuanya. Pesan saya, gapailah cita-cita setinggi langit, walaupun kalian jatuh, masih berada diantara bintang-bintang,” katanya.

Satono mengatakan, 70 anak yang mengikuti sunatan massal tersebut berasal dari sepuluh desa di Kecamatan Galing. Program tersebut dilaksanakan oleh Baznaz Kabupaten Sambas.

“Saya berterimakasih kepada Ketua Baznas Kabupaten Sambas H. Ilhamsyah yang telah memberikan perhatian yang serius kepada masyarakat Kabupaten Sambas,” katanya.

Satono berharap, program sosial Baznas Kabupaten Sambas terus berlanjut. Tak hanya di Kecamatan Galing saja. Dia meminta sunatan massal dijadikan program kerja rutin Baznas.

“Program pemberdayaan masyarakat dan program santunan seperti ini harus digulirkan dan dijadikan progja di tahun berikutnya. Tidak hanya di Galing, karena di Sambas ini ada 19 kecamatan,” pintanya.

Satono berharap Baznas sebagai lembaga amil zakat bisa bersinergi dengan Pemda Sambas menanggulangi kemiskinan dan masalah sosial. (Why)