Ilustrasi

Sambaskini.com :  JAKARTA ‐‐ Selamat Tahun Baru Imlek 2571! Berdasarkan astrologi China, tahun 2020 ini merupakan tahun Tikus Logam. Karakteristik tahun Tikus Logam tentu berbeda dengan tahun Babi Tanah pada 2019.

“Perlu diperhatikan bahwa tikus bukan melambangkan atau mewakili sifat binatangnya. Ini hal yang keliru,” kata ahli astrologi dari Feng Shui Consulting Indonesia Yulius Fang kepada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu jelang Imlek 2020.

Yulius menjelaskan tahun Tikus memiliki elemen air kecil. Sedangkan elemen logam merupakan logam besar. Elemen air kecil diibaratkan seperti embun, kabut, dan hujan gerimis. Sifat dari air kecil ini adalah sulit terlihat tapi efeknya nyata, menimbulkan rasa panik, khawatir, takut, misterius, dan dingin. 

Sedangkan logam besar seperti kapak atau pedang. Sifat alami logam besar ini adalah keras, kaku, kuat, dan tajam. 

Sifat positif dari logam besar ini adalah dapat membuat orang menjadi kuat, heroik, tegas, adil, dan bisa diandalkan. Di sisi lain, sifat negatifnya adalah keras dan tajam sehingga membuat karakter seseorang menjadi kasar, ceroboh, dan destruktif.

Perpaduan sifat air kecil dan logam besar ini dapat membuat orang menjadi licik, sensitif, pesimistis, takut, khawatir, dan gelisah.

Menurut Yulius, elemen Tikus Logam memberikan pengaruh kepada semua aspek kehidupan. Dalam sosial dan politik misalnya. Tikus Logam dapat membuat suasana semakin keruh dan kacau.

“Sifat logam membuat orang lebih berjuang. Oleh karena itu, heroik akan muncul. Demonstrasi bermunculan menuntut keadilan dan kesetaraan. Kalau tidak bisa diakomodasi dapat menimbulkan konflik atau perpecahan,” ungkap Yulius.

Dalam ekonomi, Yulius memprediksi bakal banyak muncul orang-orang yang menghalalkan segala macam cara untuk meraih keuntungan. Sedangkan pada dunia kriminal juga muncul para psikopat dan pembunuh misterius.

Selain itu, Yulius juga menilai Tikus Logam sebagai tahun yang tidak stabil. “Ketidakstabilan ini di berbagai sektor. Jadi, berbagai bangunan enggak stabil ambruk, jalan, jembatan, bangunan yang asal mabruk,” ucap Yulius.

Peluang terjadinya bencana alam seperti banjir, gempa, tsunami juga terbilang tinggi.

Masalah kesehatan yang berhubungan dengan paru-paru juga bermunculan di tahun Tikus Logam. Menurut Yulius, hal ini disebabkan karena elemen tikus dan logam yang sama-sama dingin sehingga membuat tubuh lebih lembap. Alhasil, penyakit seperti pilek, flu, dan radang banyak bermunculan.

Untuk melewati tahun Tikus Logam ini, Yulius menyarankan agar setiap orang dapat menjaga ucapan, lebih banyak terkena sinar matahari, dan tetap mengontrol emosi. (Why)

Sumber: CNN Indonesia