Ilustrasi

SambasKini.com, – Mengapa banyak orang cenderung lebih mudah sakit di musim pancaroba atau peralihan musim?

Medical Editor SehatQ, dr. Anandika Pawitri, MRes menjelaskan kelembapan dan suhu udara pada musim pancaroba memang mendukung kuman penyebab penyakit berkembang biak.

“Pada musim pancaroba kelembapan dan suhu udaranya cocok untuk kuman penyebab penyakit,” ungkap dr. Anandika.

Beberapa penyakit yang biasa muncul ketika musim pancaroba, di antaranya flu, batuk, hingga Demam Berdarah Dengue (DBD).

Faktor cuaca yang kurang baik juga membuat banyak orang cenderung lebih enggan berolahraga dan malas bergerak. Jika dikombinasikan dengan pola makan yang tidak sehat, maka seseorang akan lebih rentan sakit.

“Bila tidak berimbang antara aktivitas fisik, nutrisi seimbang dan istirahat maka berisiko rentan terserang penyakit,” tambahnya.

Dr. Anandika membagikan beberapa tips agar kesehatan dan kebugaran tubuh lebih terjaga selama masa pancaroba:
1. *Mengatur jadwal aktivitas fisik*. Seperti pedoman American Heart Association, usahakan berolahraga minimal 150 menit per minggu. Kamu bisa melakukan aktivitas fisik sederhana seperti jalan kaki, lari, atau naik-turun tangga.
2. *Istirahat cukup*. Umumnya, orang dewasa membutuhkan tidur delapan jam sehari.
3. *Menerapkan pola makan sehat* dengan mengutamakan komposisi karbohidrat, protein, vitamin mineral dan serat yang harus diperhatikan. Hindari junk food, makanan tinggi kolesterol, makanan berminyak, serta alkohol untuk menjaga fungsi hati yang sangat berperan dalam metabolisme tubuh.
4. *Mengonsumsi multivitamin* bila merasa sulit memenuhi kebutuhan vitamin dari asupan sehari-hari dan direkomendasikan oleh dokter.
5. *Tetap menerapkan prinsip 3M*, yakni mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (LW)

*Sumber: Kompas.com