Foto Bersama Bupati Beserta Prokopimda Kabupaten Sambas di Pelabuhan Sentete Sambas

SambasKini.Com. SAMBAS: Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menyebutkan selain sudah dibukanya perdagangan antarnegara di PLBN Aruk, kini, perdagangan antarpulau pun terbuka lebar, lantaran kapal menghubungkan Kabupaten Sambas dengan sejumlah wilayah di Kepualauan Riau resmi beroperasi.

Disampaikan Atbah, beroperasinya KMP Bahtera Nusantara 01 lebih membuka peluang masyarakat Kabupaten Sambas untuk perdagangan antarpulau yang selama ini sudah terjalin. “Masyarakat Kabupaten Sambas harus bisa memanfaatkan peluang demi peluang yang ada, termasuk para pelaku usaha dengan beroperasinya sarana transportasi air yang menghubungkan Kabupaten Sambas dengan sejumlah wilayah di Kepulauan Riau,” kata Bupati Sambas.

Pemkab Sambas berharap adanya sarana transportasi ini, meningkatkan aksesibilitas hubungan antarpulau. Kemudian akan lebih membangkitkan gairah masyarakat dan pengusaha dalam perdagangan, mendistribusikan pruduk-produk asli Kabupaten Sambas ke luar daerah khususnya ke wilayah Kepri.

“Keberadaan sarana ini dimanfaatkan dengan harapan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat pada khususnya dan peningkatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sambas, terutama dimasa adaptasi kebiasaan baru (AKB) pandemi Covid-19 saat ini,” katanya.

Tak hanya itu, ke depannya kondisi ini menjadi pemicu usaha lainnya seperti industri kelapa, perikanan, industri gula dan sebagainya sehingga Kawasan Industri Semparuk (KIS) dapat dioptimalkan sebagai  kawasan industri. “Pemkab melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada sesuai kewenangannya, akan memberikan peranannya mendukung kemajuan sektor ekonomi,” katanya.

Misalnya, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sambas melakukan misi dagang bersama pengusaha ke Kepulauan Riau untuk mencari peluang pasar komoditi Sambas. (Ran)