IMTEK Minta Pemerintah Sambas Tangani Kasus Pencabulan dengan Serius

0
163
Fajar Departemen Partisipasi Perkembangan Daerah

Sambaskini.com : SAMBAS – Baru-baru ini kasus cabul yang terjadi di Kecamatan Tebas, yang menimpa Gadis dibawah umur yang berinisial LL (16).

Kapolres Sambas, AKBP Robertus Bellamirnus Herry Ananto Pratikno melalu Kasatreskrim mengatakan dugaan tindak pidana perbuatan cabul anak dibawah umur itu terjadi pada Selasa kemarin.

Saat ini Polres Sambas sudah menahan 3 dari 4 tersangka pelaku tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, 3 pelaku pencabulan berinisial AN (15), BN (20), MI(46), NI (18) yang merupakan warga Desa Sejiram, saat ini masih dalam penyelidikan.

“Dalam melakukan aksinya, keempat tersangka melakukan di tempat berbeda, yang pertama AN mencabuli korban di semak-semak di Danau Sebedang, sementara NI dan BN mencabuli korban di lokasi Pemakaman Kecamatan di Sebedang dan tersangka BN dan MI juga mencabuli tersangka yang kedua kalinya di kebun sawit,” ungkap AKP Prayitno.

Fajar selaku Departemen Partisipasi Perkembangan Daerah (PPD) IMTEK meminta pemerintah Kabupaten Sambas untuk serius menangani kasus pencabulan yang sering terjadi.

“Sudah saatnya pemerintah menangani kasus cabul ini dengan sangat serius bukan hanya lewat jalur hukum saja namun memberikan solusi dan antisipasi buat kedepannya bagaimana kasus cabul ini tidak terjadi lagi,” katanya.

Dia juga mengungkapkan “Ini bukan 1 atau 2 kali terjadi di kab.sambas namun sudah berkali-kali terjadi. Kasus yang sama seprti ini. Ini tandanya pelaku tidak takut dan tidak adanya efek jera bagi seseorang yang melakukan tindakan cabul,” ungkapnya.

Mahasiswa Hukum Untan ini juga mengatakan pemerintah jangan hanya diam dan tunggu ada korban lagi baru bertindak. Selain itu dia juga pemerintah untuk melakukan pendampingan terhadap korban.

“Pemerintah jangan hanya diam dengan adanya kasus seperti ini dan jangan sampai ada korban berikutnya. Pemerintah harus memberikan pendampingan kepada korban,” ujarnya.(hyu)