Foto bersama dengan tiga pimpinan DPRD Sambas di depan halaman sekretariat Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas

Sambaskini.com, PONTIANAK–Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Kabupaten (KMKS) menggelar kegiatan ramah tamah bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Sambas di rumah juang KMKS pada sore Senin 9 Maret 2020.

Kegiatan silaturahmi ini diikuti oleh mahasiswa kabupaten Sambas dan mengundang perwakilan dari mahasiswa setiap kecamatan yang ada di Pontianak. Selain itu turut hadir juga Bapak H. Abu Bakar, S.Pd.I. selaku Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Bapak Ir. H. Arifidiar, M.H. selaku Wakil Ketua 2 dan Bapak Suriadi selaku wakil Ketua 3.

Hal ini disambut baik oleh pihak DPRD Kab. Sambas yang hadir pada kegiatan itu. Ketua DPRD kabupaten Sambas H. Abu Bakar dalam kata sambutannya mengatakan kegiatan silaturahmi ini dilakukan untuk menyerap aspirasi mahasiswa agar nantinya menjadi bahan masukkan untuk unsur pimpinan dan dewan lainnya.

“Dalam kesempatan ini kami dari unsur pimpinan DPRD Kabupaten Sambas kegiatan ini dalam rangka silaturahmi dengan mahasiswa Sambas yang ada di Pontianak, yang tergabung dalam KMKS serta dapat menyerap aspirasi mahasiswa yang nantinya akan menjadi bahan masukan untuk kami,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Wakil ketua 2 Bapak Ir. H. Arifidiar, M.H. juga menyampaikan bahwa mahasiswa-mahasiswa Sambas yang hadir pada hari ini sangatlah berkualitas dan tidak hanya fokus kuliah saja, karena masih banyak yang peduli dan memikirkan kemajuan Sambas.


“Saya sangat bahagia hari ini karena bisa berdiskusi bersama adinda-adinda mahasiswa yang mana pada hari ini sangatlah aktif dalam memberikan masukan-masukan untuk kemajuan Sambas,” ujarnya.

“Semoga dengan adanya diskusi ini kami bisa menyerap aspirasi dari adik-adik mahasiswa yang nantinya akan kita bawa di Musrembang” tuturnya

Banyak permintaan yang disampaikan oleh mahasiswa yang hadir dalam kegiatan ini. Permintaan ini diantaranya mahasiswa meminta DPRD kabupaten Sambas selaku legislatif dapat membuat perda beasiswa, fasilitas mahasiswa yang masih kurang dan tidak terpelihara nya fasilitas Pemda yang ada di Pontianak. Selain itu ada juga yang menyampaikan gagasannya tentang sosok pemimpin daerah yang harus inovatif dan tidak hanya melakukan hal rutinitas tapi harus ada terobosan baru.

Alfian selaku sekretaris umum KMKS menyampaikan “ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan DPRD Kabupaten Sambas yang telah mau datang ke rumah juang KMKS ditengah-tengah kesibukan dan rutinitas sebagai wakil rakyat,”ucapnya.

“Dalam kesempatan ini kita bisa saling berdiskusi untuk kemajuan Sambas kedepannya,” ungkapnya.

Selain itu ia juga menyampaikan akan pentingnya peran pendidikan untuk menjadi salah satu prioritas untuk pembangunan daerah kedepannya dan tentunya perlunya peran dan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung hal tersebut.

“Dalam hal pembangunan daerah, tidak lepas dari bidang pendidikan yang nantinya akan berpengaruh terhadap pembangunan SDM yang mumpuni untuk menyiapkan regenerasi pemuda-pemuda asal kabupaten Sambas yang sigap dan inovatif untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dalam membangun daerah kedepannya, khususnya daerah kabupaten Sambas. Dan hal ini tentunya perlu peran dan sinergi bersama-sama pemerintah daerah untuk mencapainya,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan bahwasanya kabupaten Sambas sudah memiliki berbagai macam potensi yang menjadi pendukung pembangunan daerah, yang mana hal ini masih belum di manfaatkan secara maksimal sampai saat sekarang. sehingga akan sangat disayangkan apabila hal ini menjadi salah satu poin penting yang diabaikan. Dan tentunya inovasi-inovasi terbaru sangat diharapkan untuk memproyeksikan kemana sebenarnya arah pembangunan daerah mau dijalankan.

“Kabupaten sambas sebagai daerah perbatasan sangat memiliki potensi yang luar biasa didalamnya, baik itu dari segi sejarah, seni budaya, potensi alam, dan bahkan dalam hal mistis. Dan apabila hal ini bisa termanfaatkan dengan baik dan ditambah dengan polesan inovasi yang kreatif dan menarik tentunya akan menjadi nilai jual yang lebih untuk kabupaten Sambas kedepannya terutama dalam hal pembangunan daerah,” tambahnya.

Mahasiswa perwakilan dari kecamatan Tekarang menyampaikan aspirasi bahwa “Adanya kasus narkoba yang marak terjadi dan kasus pencabulan yang masih tinggi serta masih belum adanya pembangunan Jembatan sungai Sambas Besar yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat kabupaten Sambas,” ujarnya.

Selain itu mahasiswa perwakilan dari kecamatan Pemangkat juga meminta kelanjutan dari pembangunan Wisata Pantai Sinam harus segera diselesaikan.


“Saya sangat antusias dengan adanya pembangunan pantai Sinam ini, karena selain untuk menambah destinasi wisata juga untuk menumbuhkan perekonomian yang ada disekitar lokasi tersebut,” ujarnya.

“Jadi saya sangat berharap kepada bapak pimpinan dewan yang ada disini agar dapat mendorong terbentuknya pantai Sinam ini,” tambahnya.(why)