Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat

Sambaskini.com, PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan siap melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak maupun penyelenggara Pemilukada di 7 Kabupaten di Kalbar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat pada Desember 2020 dengan proteksi kesehatan sesuai protokol pencegahan Covid-19.

Wakil Gubernur Provinsi Kalbar H. Ria Norsan berharap kepada para penyelenggara Pemilukada baik KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten dan Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) Kabupaten yang turut serta dalam pelaksanaan Pemilukada serentak Tahun 2020 di 7 (tujuh) Kabupaten di Wilayah Provinsi Kalbar agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Wagub Kalbar, Ria Norsan saat mengikuti Sosialisasi PKPU Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 Tentang tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020, Kamis (18/6/2020).

Dikatakannya, Pemerintah Daerah Provinsi Kalbar pada prinsipnya tidak mempermasalahkan dan siap mengawal pelaksanaan Pemilukada dengan tetap memperhatikan proteksi petugas dan warga dari ancaman paparan Covid-19.

Kemudian melakukan Koordinasi untuk menguatkan sinergi dalam mendukung kesiapan teknis pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten masing-masing.

“Karena situasi Covid-19 menjadi tantangan bagi kita saat .

Kita harus disiplin melaksanakan protokol kesehatan pada tiap tahapan Pemilukada yang sebetulnya bukan hanya pada dalam tahapan Pemilukada, tetapi disetiap aktivitas masyarakat yang wajib mematuhi protokol kesehatan karena untuk melindungi diri dan orang lain ,” jelasnya.

Ia menambahkan khusus bagi KPU Kabupaten beserta jajarannya perlu melakukan koordinasi yang intensif dengan bawaslu dalam mencermati serta melakukan pengawasan Pemilukada serentak dalam setiap tahapannya serta permasalahan proses perhitungan suara dalam Pemilukada serentak.

“Karena sering kali menimbulkan kerawanan ataupun kecurangan maka dari itu Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten perlu mempersiapkan secara cermat dan sungguh-sungguh dalam menginventarisasi permasalahan yang kemungkinan akan timbul dan harus ditangani pada saat pelaksanaan Pemilukada,” jelasnya.

Ia berharap apa yang direncanakan saat Pilkada dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas. (why)