Pemuda Sambas Apresiasi Penambahan Dana Desa Daerah Perbatasan

0
17
Wakil Ketua Bidang Kajian Publik, Komunikasi dan Media, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sambas, Imbran

SAMBAS. Sambas_Kini.Com : Wacana Pemerintah Kabupaten Sambas meminta kepada Presiden Joko Widodo menaikkan Dana Desa untuk wilayah perbatasan, salah satunya Kabupaten Sambas.


Mendapat Tanggapan dari Wakil Ketua Bidang Kajian Publik, Komunikasi dan Media, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sambas, Imbran mengatakan, pada dasarnya tidak ada masalah dengan permohonan untuk penambahan Dana Desa.
Bahkan ia sangat setuju dengan hal tersebut. Namun demikian, penambahan Dana Desa ke daerah harus di mampu melahirkan Desa Mandiri.
Selain itu, ia juga katakan, para perangkat Desa yang ada di perbatasan juga harus mampu mengelola anggaran yang ada. Sehingga Anggaran yang di berikan tidak sia-sia.


“Pertama pengelolaan harus sesuai dan tepat guna. Baik jajaran perangkat Desa dan BPD bisa mengalokasikan dana untuk pos-pos yang dibutuhkan mulai dari infrastruktur hingga pemberdayaan produk pertanian atau peternakan,” ujarnya, Rabu (10/07/19).
Ia menuturkan, Dengan adanya penambahan Dana Desa di wilayah perbatasan. Maka juga harus bisa memacu program kreatif swadaya masyarakat.
Dan penambahan Dana Desa yang didapatkan, juga harus bisa meng-cover banyak hal.
“Penambahan Dana Desa bisa memacu masyarakat lebih kreatif merancang progam swadaya masyarakat. Sehingga dari swadaya itu, masyarakat bisa lebih mandiri bahkan mampu menyumbangkan PAD,” tegasnya.


Menurut Imbran, Dengan penambahan Dana Desa di wilayah perbatasan. Maka sedikit banyak akan mengurangi Indeks Angka Kemisikinan penduduk Desa yang ada di Kabupaten Sambas.
Salah satunya adalah, dengan sistem pembinaan dan pengambangan swadaya masyarakat dengan Dana Desa, serta mengembangkan produk-produk unggulan
“Pengembangan juga harus melibatkan semua unsur msyarakat Desa dan tidak lepas peran BUMDes,” katanya.
Mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Kecamatan Teluk Keramat (IMTEK) itu mengatakan, saat ini Fokus Pemerintah Desa adalah bagaiamana cara mengurangi Indeks Angka Kemisikinan yang ada di Desa
Salah satu yang dilaksanakan adalah, dengan pengemabangan progam secara mandiri.
“Seluruh jajaran perangkat desa, BPD Desa, dan Bumdes, desa harus bisa mengembangkan potensi yang ada dari berbagai sektor seperti; pertanian, peternakan, industri dan pengembangan wisata yang unik,” bebernya.

Imbran mengatakan, Kabupaten Sambas ini menyimpan banyak potensi. Salah satunya adalah sektor pariwisata, yang seharusnya ini bisa menjadi dorongan untuk membuat progam Desa wisatawan yang punya daya saing.
Tentunya dengan tidak melepaskan peran dari Pemda, dan instansi terkait lainnya.
“Desa harus mampu berinovasi dengan Peningkatan kualitas hidup, peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan serta peningkatan pelayanan publik di tingkat Desa,” tegasnya.
“Untuk itu, diharapkan Desa memiliki arah dan pandangan yang jelas, agar dalam menyusun program tidak keluar dari prioritas yang ditetapkan pemerintah pusat,” tutupnya. (Iim)