Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji

Sambaskini.com, PONTIANAK — Gubernur Kalbar Sutarmijdi menyebutkan data penduduk miskin penerima bantuan Covid-19 amburadul. Karena itu, tahun ini data penduduk miskin di seluruh wilayah Kalbar akan divalidasi mulai dari tingkat RT. Agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

“Kita akan membuat data per RT. Dari RT, divalidasi di desa, nanti divalidasi lagi ke Kecamatan. Setelah itu divalidasi lagi di Kabupaten,” kata Gubernur Sutarmidji, saat memberi sambutan pelepasan bakti sosial penanganan Covid oleh Polda Kalbar dan Pangdam XII Tanjungpura tahap II, Jumat (26/6/2020) di Mapolda Kalbar.

Gubernur pun mengapresiasi Polda Kalbar dan Kodam XII Tanjungpura yang telah membantu Pemerintah Pemrov Kalbar, dalam penanganan sosial dampak Covid-19 melalui gerakan bhakti sosial dengan menyalurkan sembako untuk masyarakat miskin di seluruh wilayah Kalbar.

“Memang, yang paling berat urusan kita adalah memenuhi kebutuhan atau membantu kebutuhan masyarakat. Kalau penanganan Covid sendiri kita termasuk alhamdulilah baik,” ujarnya.

Hari ini kata Gubernur, ada enam kasus positif Covid-19 yang kembali dinyatakan sembuh. Sedangkan kasus positif tidak belum ada tambahan.

“Kasus positif yang telah sembuh sudah 75 persen. Hari ini ada enam lagi yang sembuh. Yang positif tidak ada,” ungkapnya.

Selaku Gubernur, Sutarmidji menyampaikan terima kasih kepada Kapolda dan Kasdam atas kegiatan bakti sosial pengangan Covid-19 itu.

“Mudah-mudahan, ke depan terus kita lakukan.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto memastikan jajarannya akan terus bergerak membantu pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.

“Dalam menghadapi situasi Covid ini, kita bersama-sama meringankan beban saudara kita. Kegiatan bhakti sosial ini akan membagikan sembako pada saudara kita yang membutuhkan,” tegasnya.

Target pembagian sembako yang akan disalurkan Polda Kalbar bersama Pangdam XII Tanjungpura yaitu masyarakat miskin, karyawan atau buruh yang di-PHK, yatim piatu, panti jompo, panti asuhan, ojek pangkalan, dan warga penyandang disabilitas.

“Tujuan gerakan Bakti sosial ini untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid,” ujarnya.

Untuk diketahui, kegiatan bakti sosial yang digelar Polda Kalbar dan Kodam XII Tanjungpura itu, sudah berlangsung sejak tanggal 21 April 2020.

Baksos tahap I telah menyalurkan 50.330 ton beras, 6.501 ton gula pasir, 17.469 liter minyak goreng, 20.419 dus mi instan, 11.703 kaleng susu, 85 dus ikan kaleng, 35.340 butir telur, 344 dus vitamin, 5.460 kaleng susu beruang, dan 20.020 masker.

Sedangkan baksos serentak tahap II yang baru dilepas Kapolda bersama Gubernur dan Kasdam II Tanjngpura, akan menyalurkan Beras sebanyak 37.083 ton, gula pasir 2,9 ton, minyak goreng 8.472 liter, mi instan 2.682 dus, kecap 4.200 botol, teh celup 187 kotak, Ikan kaleng 3.346 kaleng, tepung terigu 840 kg, kopi sebanyak 207 kg, telur 8.262 butir, vitamin 2.699 dus, masker 207 dus, peralatan salat 16 paket dan hand sanitizer 100 botol.(why)

Sumber: Insidepontianak