Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji

Sambaskini.com, PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menegaskan tidak akan mentolerir setiap penyelewengan atau penyimpangan anggaran untuk bantuan Covid-19.

Ia meminta para penegak hukum untuk ketat mengawasi jangan sampai ada yang yang menyelewengkan anggaran.

“Saya berharap aparat penegak hukum dari kepolisian maupun kejaksaan untuk  terus memantau pemanfaatan  anggaran ataupun dana dari pusat maupun daerah dalam hal penanganan Covid-19,” ucap Sutarmidji saat diwawancarai, Selasa (26/5/2020).

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini menegaskan tidak mentoleransi sekecil apapun pemotongan-pemotongan terhadap bantuan dari pusat ataupun provinsi berupa uang, termasuk bantuan pangan non tunai.

Sutarmidji menerangkan ada keluhan masyarakat saat mengambil barang disuatu tokoh untuk bantuan pangan non tunai.

“Barangnya sudah dinaikan kemudian ada pemotongan dengan besaran Rp10-20 dari Rp200 ribu yang dianggarkan,” tambahnya.

Kemudian pemanfaatan anggaran lainnya Sutarmidji minta transparan.

Mulai dari anggaran pusat, sampai desa.

“Termasuk provinsi, saya akan minta seluruhnya dilakukan transparan,” ucap Midji.

Jika memang masalah administrasi, untuk pengadaan cepat, misalnya menunjuk perusahaan yang sesuai spesifikasi masih dibenarkan aturan. (why)

Sumber : Tribun Pontianak