Ilustrasi

Sambaskini.com, SAMBAS — Menunggu hasil swab, Pasien Dalam Pengawasan atau PDP reaktif hasil rapid test di Kabupaten Sambas meninggal dunia, Sabtu (30/5).

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani.

Dirinya pun menyebutkan jika warga tersebut reaktif, dan ada riwayat penyakit yang dialaminya.

“Warga ini diketahui memiliki penyakit lainnya,” katanya. Yang bersangkutan, sebutnya, adalah PDP setelah didapati reaktif usai rapid test. “PDP ini reaktif usai rapid test, dan menunggu hasil swab,” katanya.

Sementara ini, berdasarkan data dari Dinkes, per 30 Mei 2020 Jam 17.00 Wib Jumlah ODP sebanyak 536 Orang, Jumlah PDP sebanyak 7 Orang rinciannya 3 Orang di Ruang Perawatan Isolasi RSUD Sambas (2 Orang PDP Rujukan dari Kota Pontianak dan Kabupaten Bengkayang), 1 orang di Ruang Perawatan Isolasi RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang, 1 orang di Ruang Perawatan Isolasi RS Pratama Teluk Keramat, 2 Orang di Ruang Perawatan Isolasi RSUD Pemangkat.

Kemudian jumlah OTG sebanyak 13 orang yakni 1 orang di Ruang Perawatan Isolasi RSUD Sambas, 12 orang Isolasi Mandiri di Rumah. Untuk jumlah Positif covid 19 sebanyak 2 orang.(why)

Sumber: Pontianak post