Konflik antara hewan dan manusia kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Seorang pekerja bernama M Amri (32) tewas diterkam harimau dalam kawasan konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) PT RIA (Riau Indo Agropalma), anak perusahaan Sinar Mas di Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran.

Kasubbag Humas Polres Inhil AKP Syafri Jony mengatakan, korban diterkam harimau saat memanen sawit kayu akasia yang merupakan bahan baku pulpen dan kertas. Korban merupakan warga asal Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

“Hasil pemeriksaan medis diketahui korban mengalami luka pada bagian tengkuk, leher, kepala bagian belakang dan mata sebelah kanan yang diduga akibat serangan harimau,” ujar AKP Syafri Jony, Jumat (24/5/2019).

Dengan menggunakan speed boad, korban di bawa ke UPT Puskesmas Pelangiran. Dari hasil pemeriksaan diketahui korban mengalami luka parah di tengkuk, leher, kepala bagian belakang, dan mata sebelah kanan. “Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah korban dibawa ke Tembilahan dengan dikawal Bhabinkamtibmas Kecamatan Pelangiran. Dan jenazah akan dibawa ke kampung halaman atas permintaan pihak keluarga,” kata Joni.