Harta Paling Berharga di Era Digital : Kartu SIM

0
16
Ilustrasi

Sambaskini.com : JAKARTA ‐‐ Kartu SIM bisa dibilang merupakan ‘harta’ yang paling berharga di era digital. Bukan tanpa alasan, kartu SIM yang berisi nomor telepon sering tersambung dengan akun media sosial atau akun berbagai layanan digital hingga perbankan.

Pakar keamanan siber dari CISSRec Pratama Persadha mengatakan kartu SIM menjadi sangat krusial di era digital. Pasalnya semua identitas dan akun media sosial harus menyertakan nomor telepon untuk melakukan pendaftaran.

“Semua layanan media sosial, marketplace, uang digital, menggunakan nomor seluler sebagai identitas utama dan verifikasi akun. Karena itu posisinya sangat penting saat ini dalam kehidupan di era digital,” ujar Pratama kepada CNNIndonesia.com, Senin (20/1).

Begitu peretas bisa mengambil alih kartu SIM, maka peretas bisa masuk ke akun-akun yang tersambung dengan nomor tersebut. Sebut saja Maia Estianty saat nomornya diretas sehingga pelaku bisa menguras saldo Gopay miliknya.

CEO Twitter, Jack Dorsey juga turut menjadi korban pencurian kartu SIM yang digunakan untuk meretas akun Twitter miliknya.

Terkini, wartawan senior Ilham Bintang mengalami  pencurian kartu SIM dengan modus penukaran kartu SIM (SIM swap). Modus ini digunakan ketika pelaku meminta pihak operator untuk menukar kartu SIM untuk mengambil alih nomor ponsel korban.

Pelaku akan meyakinkan operator bahwa ia adalah pemilik nomor ponsel yang ia incar. Agar bisa meyakinkan, pelaku telah terlebih dahulu memiliki data kredensial alias data pribadi korban. Data ini termasuk nama lengkap, alamat, tempat & tanggal lahir, hingga nama ibu kandung. (Why)

Sumber: CNN Indonesia