Ilustrasi

SambasKini. Com. SAMBAS : Pandemi Covid-19 nampaknya masih terjadi ditengah tengah masyarakat di Indonesia. Walaupun mengalami penundaan, tetapi hajatan pra pemilukada serentak di seluruh Indonesia masih berjalan semarak walau pandemik masih berlangsung. Salah satunya adalah sosialiasi para kandidat untuk mengenalkan diri kepada para calon pemilih.

Karena kondisi di hampir semua daerah masih dalam keadaan pandemi Covid-19, maka satu satunya cara para kandidat Bupati terjun ke masyarakat adalah melalui bantuan yang terkait penanggulangan wabah Covid-19. Walaupun resiko tertular cukup besar bagi kandidat Bupati tersebut karena harus berpindah di beberapa tempat tetapi nampaknya tidak menjadi halangan para kandidat untuk terus membantu masyarakat di tengah pandemic Covid-19 ini

Penyerahan Bantuan Beras Sebelum Pandemi Covid 19

Salah satu kandidat yang dicatat oleh SambasKini. Com melalui Media Online Facebook yang selalu dibagikan pendukung & simpatisan sangat aktif siang malam mendatangi masyarakat adalah H. Satono yang menjadi bakal calon Bupati Kabupaten Sambas.

Sebelum pandemi Covid-19, H. Satono pun sudah sangat aktif keluar masuk perkampungan untuk meninjau kondisi masyarakat di seluruh kabupaten Sambas, termasuk memberikan bantuan untuk meringankan beban hidup masyarakat. Apalagi dengan terjadinya wabah Covid-19 ini, maka semangat H. Satono untuk memberikan bantuan lebih termotivasi mengingat keadaan masyarakat yang sedang susah dampak dari lumpuhnya sektor ekonomi.

“Saya sekarang sudah tidak kepikiran lagi apakah jadi Bupati atau enggak, karena semakin saya terjun ke masyarakat semakin kasihan lihat kondisi masyarakat di tengah pandemic Covid-19 ini, jadi apa yang saya punya di tangan saya, saya kasih semua, yang penting masyarakat bisa agak ringan menghadapi dampak ekonomi akibat Covid-19 ini” jelas Haji Satono dengan nada sedih.

Sambas memang dikenal sebagai salah satu lumbung padinya Kalimantan Barat termasuk sektor perkebunan, dengan adanya wabah Covid-19 ini maka diperkirakan sektor pertanian maupun perkebunan pun terpukul karena daya beli masyarakat menurun yang mengakibatkan banyak hasil produk pertanian dan perkebunan sulit dijual sehingga berdampak pada pemasukan masyarakat yang berkurang. Oleh sebab itu H. Satono merasa terpanggil untuk membantu masyarakat yang terdampak terlepas kondisi menjelang Pemilukada atau bukan.

“Saya lihat ini bukan masalah sosialisasi saya lagi, tapi sudah masalah kemanusiaan, oleh sebab itu, saya mengajak semua unsur yang peduli di Sambas untuk melepaskan baju persaingan antar kandidat Bupati tetapi mari kita bersatu dan fokus membantu masyarakat terlebih dahulu, urusan sosialisasi kandidat bisa kita mulai lagi nanti kalau pandemi ini sudah berakhir” demikian himbauan H. Satono kepada seluruh kandidat Bupati sambas yang sedang bertarung demi kepentingan masyarakat Sambas yang lebih luas. (Ran)