Ilustrsi Pilkada Sambas 2020

Sambaskini.com. SAMBAS: Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tetap bersikeras bahwa Pilkada Serentak Pemilihan Kepala Daerah akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020.

Di Kalbar, ada tujuh Kabupaten pelaksana Pilkada Serentak Tahun 2020. Yaitu, Kabupaten Kapuas Hulu, Sintang, Melawi, Sekadau, Bengkayang, Sambas, dan Ketapang. Adapun nama-nama Paslon Bupati dan Wakil Bupati di tujuh kabupaten telah dikantongi KPU,

Pilkada ditengah pandemi Covid 19 bagaimana strategi Paslon dan timnya untuk menjual berbagai hal agar masyarakat percaya dan memilih mereka.

Bakal Calon Bupati H. Satono, S.Sos, I, MH mengatakan, kondisi pandemi covid-19 sememangnya membuat pilkada kali ini  berbeda dengan  sebelumnya.

“Memang berbeda, sebagai orang beriman tentu kita harus terima ujian ini, sebagai makhluk sosial kita harus saling menjaga dengan mengikuti protokol kesehatan,” ungkapnya.

Hal tersebut secara regulatif menjadikan cara-cara berkampanye pun berubah, menyesuaikan dengan protokol kesehatan.

“Iya sesuai dengan peraturan memang terbatas, tapi Alhamdulillah kita pasangan SAFAR  sudah sosialisasi cukup lama dan panjang dari sebelum covid-19, namun ikhtiar maksimal di hari-hari mendatang tetap kita lakukan, dan kalau melihat jadwal, KPU sendiri mengalokasikan waktu 71 hari untuk kampanye,” jelasnya.

Banyak peraturan baru yang ditetapkan dalam pilkada kali ini, seperti tetap menerapkan protokol kesehatan, hal tersebut kata Satono, akan berpengaruh pada tata cara sosialisasi mereka.

“Sebagai warga negara yang baik, dan paslon yang patuh dan taat pada aturan hukum, kita harus mendukung sepenuhnya langkah pemerintah pusat dlm mengatasi masalah covid-19 ini, cuma satu hal, aturan harus ditegakkan tanpa memandang bulu, jangan sampai terjadi, ada yang boleh mengumuplkan massa dengan jumlah ramai dan konvoi, sementara ada paslon lain yang dilarang,” tegasnya.

Satono meyakini, masyarakat Kabupaten Sambas sudah sangat cerdas untuk menilai sendiri jalannya pembangunan di daerah, hal tersebut dikatakan dia, memberikan peluang kepada pasangan Satono – Fahrur Rofi untuk memberi pembuktian kepada masyarakat.

“Masyarakat sambas sudah sangat cerdas dalam memilih pemimpinnya pada tahun 2020 ini, mereka bisa mendengar, melihat, sejauh mana progress pembangunan sampai hari ini. Saya 100 persen Haqqul yakin akan memenangi pertarungan pada pilkada sambas tahun 2020 ini, semoga Allah menyempurnakan ikhtiar dan perjuangan ini demi Masyarakat Kab. Sambas yang berkemajuan,” katanya.

Bakal Calon Bupati DR Helman Fachri, SE,.MM menjelaskan, pada masa Pilkada intensitas interaksi dengan banyak orang akan sangat tinggi, menjalankan protokol kesehatan Covid-19 menjadi keharusan.

“Harus siap sesuai dengan ptotokol kesehatan kapanpun dan dimanapun juga, ini penting untuk proteksi diri dan juga melindungi orang lain, karena masa pilkada dipastikan kita intens berintersksi dengan massa walaupun jumlah yang terbatas,” katanya.

Penerapan aturan covid-19 dalam pilkada kata dia, tentu saja akan di adaptasi dengan baik. “Saya kira ini akan tetap berpengaruh, tetapi kita punya cara untuk menyesuaikn dengan aturan yang ditetapkan,” tukasnya.

Bakal Calon Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah mengatakan setelah ditetapkannya pasangan H Atbah Romin Suhaili, Lc., MH dan Hj Hairiah, SH.,MH, sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Sambas pada pilkada 2020.

Maka selanjutnya kata dia, dirinya dan Atbah akan melaksanakan penguatan-penguatan dan konsolidasi dengan partai pengusung dalam menghadapi pilkada Sambas.

“Setelah ini kita akan berkonsolidasi dengan partai pengusung, tim relawan dan masyarakat. Kita juga akan turun ke masyarakat dalam berbagai aksi dan menggalang dukungan untuk melanjutkan kepemimpinan,” ujarnya,

Kata Hairiah, setelah ditetapkan sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Sambas. Dirinya dan Atbah, yang tidak lain adalah Bupati dan Wakil Bupati petahana di Kabupaten Sambas, akan segera melaksanakan cuti dari jabatannya, untuk menunaikan hak kampanyenya.

“Mulai 26 September kami akan melaksanakan cuti,” ungkapnya

Calon Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi
Sebagai pendatang baru,  Heroaldi Djuhardi Alwi pun sudah mempersiapkan diri untuk maju Pilkada di Sambas.

Satu di antara persiapan yang dilakukan oleh adik dari Juliarti Djuhardi Alwi ini ialah terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kita terus melakukan sosialisasi ke setiap daerah, karena saya salah satu calon pendatang baru dari yang lain jadi saya lebih banyak turun ke daerah di Kabupaten Sambas,” kata Heroaldi Djuhardi Alwi,

Dalam sosialisasi tersebut, dipaparkannya juga merupakan bagian dari strategi untuk memperkenalkan diri.

“Tentu kita melakukan beberapa strategi, kita langsung ke daerah-daerah, dari semua lapisan yang ada di Sambas,” bebernya.

Ia pun berharap agar Bapaslon yang terbangun dari koalisi Golkar-PKB dapat mendapat kepercayaan masyarakat.

“Mudah-mudahan pasangan Hero-Rubaety mendapatkan ridho dan restu dari seluruh masyarakat Sambas sehingga tujuan untuk memimpin Sambas kedepan tercapai sesuai keinginan kita mewujudkan Sambas maju, dan mandiri,” pungkasnya.  (Ran)